Adakah Partai Yang Jujur ?

March 21, 2009

PEMILU tinggal menghitung hari saja lagi, partai-partai dan caleg bekampanye dengan rasa yang menggebu-gebu untuk mendapatkan simpati rakyat. PEMILU adalah salah satu bentuk demokrasi yang ada di Indonesia untuk memilih wakil rakyat dan Presiden. Tetapi untuk memenangkan partai terkadang atau bahkan sering kali para caleg menarik perhatian rakyat dengan memberikan uang, memberikan baju, dan segala macam. Tapi apakah disaat caleg tersebut sudah menjadi wakil rakyat akan ingat kepada rakyat yang meilihnya? menurut saya tidak, kenapa? lihat saja di televisi, semua caleg dengan berani berjanji akan memberikan yang terbaik kepada rakyat yang memilihnya dan ternyata di saat sudah naik menjadi mentri caleg tersebut lupa akan jasa rakyat tersebut atau "habis manis sepah dibuang".
Kenapa saya menuliskan judul seperti diatas? Itu dikarenakan saya melihat hampir semua partai untuk mendapatkan kemenangan menggunakan penyogokan, janji-janji palsu, dan segala macam kecurangan. Setiap kali kita berjalan dimanapun dan kapanpun kita selalu melihat gambar dan bendera partai atau foto caleg, secara tidak langsung kita dipaksa unutk memerhatikan gambar atau bendera tersebut. Jadi kesimpulan yang saya dapat dari berbagai media massa, sebenarnya kehidupan politk itu kejam, mungkin melebihi kekejaman dunia nyata. Di zaman sekarang sangat sulit mencari dan membedakan mana partai yang jujur dan mana partai yang bohong belaka. Semoga saja PEMILU tahun ini berbuah hasil yang baik dengan terpilihnya Presiden yang jujur, mendengarkan hati nuranu rakyat dan tidak mengkhianati rakyatnya sendiri, tidak korupsi dan dapat membawa Indonesia menjadi lebih maju.Ini saja yang saya sampaikan, mungkin isinya tidak berbobot karena saya bukan orang penyuka politik.

You Might Also Like

0 comments